Minggu, 13 November 2016

Analisis dan Tahap Perancangan Sistem Informasi Psikologi


“Aplikasi Tes Kepribadian untuk Penempatan Karyawan Menggunakan Metode MBTI (Myers-Briggs Type Indicator) Berbasis Web

Analisis
1.    Identifikasi Masalah
Bagi suatu perusahaan penempatan karyawan pada posisi yang tepat merupakan suatu hal utama karena erat hubungannya dengan kinerja karyawan
dalam memberikan manfaat hal yang besar bagi perusahaan.
Permasalahan yang dihadapi saat penempatan karyawan adalah lamanya waktu seleksi karyawan dengan menggunakan tes psikologi. Dalam menggunakan tes paling tidak mempertimbangkan 3 hal yaitu kemampuan umum, kepribadian dan pola kerja.
Penilaian yang dilakukan secara manual yaitu dengan memeriksa lembar jawaban peserta tes satu per satu. Dalam menilai IST memerlukan waktu antara 2 hingga 3 menit, MBTI membutuhkan waktu kurang dari 5 menit dan kraeplien kurang lebih 5 menit untuk tiap peserta. Pemeriksaan yang dilakukan secara manual akan membutuhkan waktu dalam memberikan penilaian, selain itu saat menuliskan laporan akan membutuhkan waktu karena harus membuatnya satu per satu, media penyimpanan yang terintegrasi lewat media internet akan lebih efisien jika didukung dengan aplikasi tes yang dilakukan pada sistem yang sama, dengan dilakukannya tes dan pemrosesan tes dilakukan pada sistem yang sama, hal tersebut dapat mempermudah dalam penyimpanannya.
Adanya pemrosesan, penyimpanan hasil tes yang dilakukan oleh suatu sistem yang terintegrasi di dunia internet, maka karyawan dalam melakukan dan melihat hasil tes yang dilakukannya juga lebih mudah, hal tersebut dikarenakan karyawan tidak harus mendatangi suatu lokasi tertentu.
Dengan demikian program aplikasi yang akan dirancang adalah untuk menganalisa tes kepribadian manusia dengan menjawab pertanyaan tes kepribadian yang tersedia, kemudian dari hasil proses, sistem akan memberikan hasil penjelasan kepribadian tiap orang sesuai dengan jawaban yang diberikan dan akan diberikan saran pengembangan dari tiap kepribadian.
2.    Analisis Masalah
Tahap analisis akan dilakukan dalam 2 langkah, yaitu:
a.       Analisis Kebutuhan
Dengan mencari kebutuhan apa saja yang dapat atau akan diterapkan pada sistem yang baru akan dibuat agar dapat memenuhi tujuan.
b.      Analisis Kelayakan Sistem
Dengan tujuan menguraikan analisis kelayakan sistem baru saat dijalankan.
3.    Analisis Kebutuhan
Merupakan data yang dibutuhkan pada sistem yang kemudian akan diproses hinggan menghasilkan output. Dalam hal ini data yang digunakan berupa jenis-jenis sifat dasar dari beberapa tes yang telah dilakukan karyawan PT. Winata Putra Mandiri.
Merupakan proses-proses apa saja yang nantinya dilakukan oleh sistem. Dibutuhkan sebuah sistem yang mampu melakukan fungsi-fungsi seperti ini :
1)   Sistem dapat menampilkan pertanyaan.
2)   Sistem mampu menyimpan jawaban.
3)   Sistem mampu menampilkan grafik hasil.
Merupakan apa-apa saja yang harus dimiliki oleh sistem agar dapat berjalan. Seperti ketersedian perangkat keras, perangkat lunak dan pengguna.
1)   Kebutuhan Perangkat Keras
Perangkat keras yang akan digunakan untuk membangun sistem aplikasi ini adalah seperangkat Personal Computer (PC).
2)   Kebutuhan Perangkat Lunak
Agar sistem dapat dijalankan maka diperlukan perangkat lunak baik ditahap pembuatan maupun tahapan implementasi saat sistem dijalankan.
Adapun perangkat lunak yang dibutuhkan pada saat tahapan pembuatan adalah Mozilla Firefox serta Sistem Operasi Windows 7. Sedangkan untuk perangkat lunak yang dibutuhkan pada saat implementasi adalah Mozilla Firefox atau Web Browser yang dapat terhubung dengan jaringan internet.
3)   Kebutuhan Sumber Daya Manusia
Untuk mewujudkan sistem ini maka diperlukan seorang analis dan programmer pada tahap pembuatan. Sedangkan  sebagai  pengguna  dari  sistem  yang  diusulkan,  yaitu user ialah pihak yang menggunakan adalah semua kalangan yang membutuhkan tes kepribadian.

Struktur navigasi yang digunakan adalah struktur navigasi hirarki, merupakan suatu struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilkan data atau tabel pada layar dengan kriteria tertentu, seperti seluruh element aplikasi tes kepribadian dengan menggunakan metode MBTI dapat dipresentasikan dengan UML, yang terdiri dari proses bisnis, UseCase diagram, Class diagram dan Squence diagram. Sebuah teknis yang menggambarkan langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program dan transformasi yang diaplikasikan pada saat data bergerak dari input ke output.

Digunakan untuk media komunikasi antara user dan program. Perancangan antar muka merupakan tahap akhir dari perancangan sistem, yaitu merancang form dan menu yang ada pada program serta menghubungkannya ke tabel database sehingga program data berjalan dengan baik. Pada aplikaksi ini interface akan terbagi menjadi interface untuk admin, user dan direktur. Pada tiap antarmuka juga akan terbagi menjadi tampilan berupa tampilan input dan tampilan output.

Sabtu, 12 November 2016

Analisis Paper Sistem Informasi Psikologi

Analisis Paper

Ade Fauzan Adzim Arkani         10513130
Adithya Rahman                         10513213

File paper :
-> http://www.slideshare.net/coryditapratiwi/paper-sippengantar-sistem-informasi-psikologi

1.      Rangkuman Paper
Sistem adalah  kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.  Sistem juga mempunyai karakteristik yaitu, memiliki komponen, batas system, lingkungan luar system, penghubung system, masukan system, keluaran system, pengolah system dan sasaran system. Informasi adalah pesan (ucapan atau eksperesi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari ordesekuens dan symbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi memiliki kualatas agar dapat dipercaya. Kualitas informasi tergantung dari 3 hal, yaitu:
a.    Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan –kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan
b.    Tetap pada waktunya, berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat
c.    Relevan, informasi tersebut mempunyai manfaat bagi yang menerimanya.
Sistem informasi adalah kumpulan perangkat keras dan lunak atau prosedur kerja yang memiliki fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis dan menyebarkan informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan yang spesifik. System informasi juga memiliki komponen antara lain: hardware, software, procedure, basis data, jaringan dan brainware.
Beberapa kemampuan yang dimiliki sistem informasi  :
a.    Melaksanakan komputasi numerik, bervolume besar dengan kecepatan tinggi
b.   Menyimpan informasi dalam jumlah besar ke dalam ruang yang kecil dan mudah diakses.
c.    Menyajikan informasi dengan jelas
d.   Mengotomatisasi proses-proses yang manual
e.    Menyediakan komunikasi dalam dan antar organisasi yang murah, akurat, dan cepat.
Hubungan antara psikologi dengan sistem informasi erat kaitannya dengan sistem informasi sumber daya manusia. Sistem informasi sumber daya manusia merupakan sebuah bentuk interseksi atau pertemuan antara bidang ilmu manajemen. sistem ini menggabungkan manajemen sumber daya manusia (MSDM) sebagai suatu disiplin yang utamanya mengaplikasikan bidang teknologi informasi ke dalam aktifitas-aktifitas MSDM seperti dalam hal perencanaan, dan menyusun sistem pemrosesan data dalam serangkaian langkah-langkah yang terstandarisasi dan terangkum dalam aplikasi perencanaan sumber daya perusahaan/enterprise resource planning (ERP).
Fungsi dari sumber daya manusia sendiri memiliki lima kegiatan utama yang erat kaitannya dengan Human Resource Department (HRD), antara lain :
a.    Perekrutan dan Penerimaan (recruitment and hiring)
b.   Pendidikan dan Pelatihan
c.    Manajemen Data
d.   Penghentian dan Administrasi Tunjangan
e.    Model Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Human Resources Department (HRD) juga jawab terhadap pengelolaan sumber daya manusia dalam sebuah organisasi.
Dari pengertiannya sendiri, psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dan proses mental. Psikologi merupakan cabang ilmu yang masih muda atau remaja. Sebab, pada awalnya psikologi merupakan bagian dari ilmu filsafat tentang jiwa manusia. Sedangkan penggunaan sistem informasi dalam bidang psikologi dimungkinkan karena banyak hal dalam dunia psikologi yang masih bisa dikelola dengan sentuhan komputerisasi. Misalnya penggunaan tes psikologi secara virtual, penggunaan teknologi eye-tracking dan yang terbaru adalah teknologi virtual reality yang memungkinkan seseorang untuk mengurangi bahkan menyembuhkan gangguan psikologis seperti ADHD, PTSD (Post Traumatic Stress Disorder), dan beragam fobia.
2.      Kekurangan Paper
Dari apa yang telah kami analisa, beberapa kekurangan dari paper ini, antara lain :
a.    Format penulisan yang masih kurang rapih, seperti penggunaan numbering yang kurang tepat.
b.   Beberapa penggunaan bahasa yang menurut kami kurang tepat sehingga menimbulkan ke ambiguan.
c.    Dalam paper ini tidak dilengkapi dengan kesimpulan, baik persub-bab ataupun secara keseluruhan.
3.      Kelebihan Paper
a.    Menurut kami materi pembahasan yang ada pada paper ini sudah cukup lengkap.
b.   Beberapa teori yang dimasukkan dalam paper ini berdasarkan dari tokoh yang memiliki keahlian dibidangnya.
c.    Penggunaan sumber buku yang lebih dari satu, dimana akan didapatkan perbandingan dari tiap pembahasannya.
d.   Susunan alur pembahasan pada paper ini memiliki keselarasan yang baik dari tiap subbabnya, sehingga mudah dipahami.

Demikian analisis kami dari paper tersebut, mohon maaf bila masih terdapat kekurangan.
Terimakasih..